Dari Bengkel ke Kampus: Restorasi Motor Jadi Tiket Kuliah Dana Brata

UNY — Nggak banyak mahasiswa yang bisa bilang, “Kuliah gue dibayar dari hasil restorasi motor klasik.” Tapi Dana Brata Fitriawan Kusuma, fresh graduate Teknik Manufaktur UNY, punya cerita yang bikin kita semua rethink arti hustle.

Dari Garasi ke Kampus

Semua berawal dari garasi rumahnya di Sleman. Tahun 2018, Dana masih duduk di kelas 2 SMK. Lagi zamannya motor retro naik daun. Bukannya cuma scrolling IG lihat motor kece, dia malah kepikiran: “Kenapa nggak gue restorasi aja sendiri?”

Keputusan itu jadi titik balik. Dari yang awalnya coba-coba, Dana mulai serius mengerjakan restorasi motor klasik: Honda C-70, Astrea 800, Astrea Prima, Astrea Grand, Honda Win, sampai Honda Supra X.

“Saat itu saya masih SMK, dan melihat peluangnya menarik.”

Bengkel & Buku Kuliah, Dua-Duanya Jalan

Masuk Teknik Manufaktur UNY bukan berarti ninggalin bisnis. Justru di sini Dana belajar multitasking versi hardcore: pagi kuliah, sore bengkel, malam ngerjain tugas.

Bisnisnya yang ia beri nama “Bebek Restorasi” cuma bisa ngerjain maksimal 4 unit motor per bulan. Satu unit bisa makan waktu 2 minggu sampai sebulan. Moto Dana simpel tapi tegas:

“Prinsip restorasi adalah membuat kendaraan kembali seperti baru, sesuai bentuk aslinya.”

Biaya per motor sekitar Rp6-7 juta, belum termasuk ganti part. Tapi kualitas yang dijaga bikin pelanggan puas dan datang dari berbagai daerah.

Juara Nasional, Bukan Kebetulan

Kerja kerasnya nggak cuma berbuah cuan. Tahun 2022, Dana ikut Program Mahasiswa Wirausaha Kemdiktisaintek — dan berhasil bawa pulang juara pertama tingkat nasional. Yes, nasional.

Yang Bisa Kita Contek dari Dana

  • Start small, dream big. Mulai dari garasi, sekarang langganannya dari berbagai daerah.
  • Skill is the new currency. Di era konten dan AI, keterampilan teknis justru jadi pembeda.
  • Kuliah bukan alasan berhenti. Justru jadi tempat mengasah teori yang bisa langsung dipraktikkan.
  • Gelar bukan garis finis. Setelah wisuda, Dana udah punya blueprint buat bengkel yang lebih besar dan profesional.

Apa Selanjutnya?

Setelah resmi menyandang gelar sarjana, alumni SMKN 3 Yogyakarta ini nggak mau berhenti. Target berikutnya: mengembangkan bengkel jadi lebih besar, lebih profesional, dan membuka lapangan kerja buat orang lain.

Dari garasi kecil ke panggung wisuda. Dari hobi restorasi jadi tiket kuliah. Dana Brata buktiin bahwa passion + konsistensi = kombinasi yang nggak bisa dikalahkan.

📸: Dok. UNY | ✍️ Dedy / Sudaryono | 🎨 Kurasi ulang: Humas UNY

Tinggalkan komentar